Tampilkan postingan dengan label R Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label R Dasar. Tampilkan semua postingan

Menyimpan data dalam bentuk file

Pada kesempatan ini, saya akan berbagi sedikit pengetahuan bagaimana cara menyimpan data ke bentuk file sesuai keinginan. Sebelumnya, sobat tentukan dulu lokasi direktori untuk menyimpan datanya. Caranya seperti pada bab sebelumnya:


pada kasus ini, saya mengatur lokasi direktori di folder BLOG > CONTOH. Sobat dapat menyesuaikan dengan lokasi folder yang diinginkan pada pc sobat. Pada contoh ini akan digunakan simulasi iris dataset yang terdapat pada package bawaan R.


Command write.csv() digunakan untuk menulis file yang berisi nilai-nilai yang dipisahkan oleh koma. Untuk menyimpan dataset iris ke lokasi direktori yang telah ditentukan, maka sobat dapat menuliskan sintaks seperti diatas. Uraian penjelasan sintaks diatas yaitu sobat ingin mengubah iris (objek yang ingin disimpan) dengan nama "contoh1.csv".  Mudah bukan? mari kita lihat hasilnya setelah di eksekusi. 




Command write.table betujuan untuk menulis file yang nilai-nilainya dipisahkan oleh tab. Sebagai contoh diatas, maka saya akan menyimpan data iris kedalam file bernama "contoh2.txt".



Direktori Kerja program R

Working directory??


Working directory atau direktori kerja adalah folder aktif pada suatu sesi kerja pada R. Pengguna hanya dapat mengakses file script R dan data file yang hanya berada pada direktori kerja. Jika pengguna ingin mengakses data diluar direktori kerja, maka harus menuliskan lokasi folder dengan nama file yang spesifik.


Dibawah ini adalah contoh untuk memanggil data yang berada pada working directory.



Kemudian dibawah ini adalah contoh mengakses data yang berada di luar working directory.


perintah diatas mempunya arti, penulis ingin mengakses data yang berada dilokasi folder Blog > Materi > Working Directory > dan nama file yang ingin diakses adalah contoh.csv. Perintah sep = ";" berarti penulis memberikan identifikasi pemisah antara kata dengan tanda ";".


Mengetahui lokasi working directory


Untuk mendapatkan informasi direktori kerja yang terbaru dapat menggunakan fungsi getwd(). Dibawah ini adalah contoh penggunaan perintah dan hasil keluarannya




Mengubah/Menentukan working directory

Jika sobat ingin membaca file dari lokasi spesifik atau membuat file dan menyimpannya di lokasi spesifik maka sobat perlu menentukan lokasi direktori kerja di R. Contoh dibawah ini memperlihatkan bagaimana menentukan direktori kerja di R ke dalam folder "SETDW" diantara folder Blog pada direktori E. 


Ingat bahwa sobat harus menggunakan forward slash / atau double backlash \\ pada R. Jika menggunakan single backlash akan mengalami error.

Sekian, semoga bermanfaat. Sampai jumla lagi!

----
Referensi
  1. Anon. 2016. How to set working directory  in R. Diakses daring pada  http://rprogramming.net/set-working-directory-in-r/ tanggal 8 November 2017.
  2. Reza, M. Faisal.  2016. Seri Belajar Data Science Klasifikasi dengan Bahasa Pemrograman R.


R package

Tepat pukul 0:18 materi ini di tulis, setelah penat belajar persiapan uts haha.

Kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana mengunduh dan menginstalasi paket R. Apa itu paket R? Paket R atau yang lumrah didengar R package merupakan koleksi dari fungsi R yang mengandung kode dan contoh sampel data. Tersimpan di direktori "library" di program R. Pada program bawaannya telah terinstall beberapa package. Package yang lain ditambahkan sesuai dengan kebutuhan analisis pengguna. Seluruh package tersimpan di server yang dapat diakses secara online dan proses intallasi hanya dapat dilakukan jika terdapat jaringan internet. 

Lanjut ke materi~


Memeriksa lokasi folder R Packages.



Ketika sobat mengeksekusi sintaks di atas, maka akan muncul beberapa hasil lokasi penyimpanan folder R package. Hasil itu bergantung pada pengaturan masing-masing komputer. Tampilan yang keluar adalah seperti berikut:



Mengetahui list package yang telah diinstall.



Ketika sintaks diatas dieksekusi, maka akan muncul beberapa package yang telah terinstall di PC sobat. Hasilnya seperti berikut:


Intallasi package langsung dari CRAN.



Terdapat dua cara untuk install package. Pertama yaitu melakukan installasi langsung dari direktori CRAN. Sedangkan cara kedua yaitu mengunduh package dari internet kemudian di install secara manual. Kemudian proses downloading dan install secara otomatis, jika sukses akan muncul tampilan seperti berikut:

Intallasi package manual.

Sobat dapat pergi ke R Packages untuk mengunduh package yang diperlukan. Simpan package dalam format .zip dan ekstrak pada lokasi penyimpanan package di PC sobat. 


Memanggil package.



Sebelum package dapat digunakan, sobat harus memanggilnya kedalam lembar kerja R. Cara memanggil package dapat menggunakan perintah berikut: Setelah itu, fungsi yang terdapat di package sudah siap untuk digunakan.



Terimakasih saya ucapkan pada pukul 1:34 Semoga bermanfaat!

Tahapan install Rstudio

Selamat siang!

Kali ini saya akan mengulas bagaimana tahapan instalasi Rstudio. Eits tapi sebelumnya sobat udah tau belum apa perbedaan R dengan Rstudio?

Jadi,

Pada postingan Tahapan install program R sudah dijelaskan secara umum mengenai RGui. Lalu apa bedanya dengan Rstudio? Rstudio tool pemrograman atau integrated development environment (IDE) merupakan bahasa R yang memiliki antarmuka lebih baik daripada RGui. Tanpa melakukan instalasi program RGui, sobat tidak bisa menjalankan fungsi RStudio. Jadi ada keterkaitan antar keduanya. Pada konfigurasi Rstudio diperlukan versi RGui yang biasanya sudah disesuaikan otomatis oleh Rstudio saat proses instalasi.
Rstudio memiliki 2 versi lisensi, diantaranya Open Source Edition dan Commercial Edition. Untuk mengunduh Rstudio sobat dapat meluncur langsung ke situs https://www.rstudio.com/products/RStudio/. Tersedia untuk palform Windows, Mac OS X dan Linux versi Ubuntu dan Fedora.

Lanjut ke tahapan proses installasi
Versi RStudio saat postingan ini ditulis adalah 1.1.383. Berukuan 85,8 Mb dengan nama file Rstudi0-1.1.383 Setelah proses mengunduh telah selesai sobat tinggal klik 2 kali untuk melakukan proses intalasi.
Saat di klik tombol next, sobat akan diarahkan untuk memilih lokasi installasi. Jika ingin merubah lokasi maka sobat klik tombol Browse. Kemudian klik tombol next
Selamat menunggu hingga proses intallasi selesai. Jika sudah maka akan muncul tampilan seperti berikut:
Klik tombol finish dan kilik shortcut Rstudio yang terdapat di dekstop sobat. Maka akan muncul tampilan awal kurang lebih seperti berikut:

Setelah ini sobat tinggal mengoperasikan Rstudio saja. Sekian postingan siang ini, semoga bermafaat. Sampai jumpa dilain waktu!

Tahapan install Program R

Halo.
Pada postingan kali ini, saya akan mengulas tahapan mengunduh sekaligus memasang perangkat lunak R. Namun, tutorial ini hanya untuk pengguna sistem operasi windows hehe. Oke sebelumnya sedikit pengantar, mengapa R?
Mulai dari pengertian terlebih dahulu, jadi secara umum R merupakan bahasa pemrograman dan perangkat lunak untuk analisis statistika. Asal muasal dinamakan R karena penemu ataupun pencipta program ini keduanya mempunyai nama berawalan huruf R, yaitu; Ross Ihaka dan Robert Gentleman di Departemen Statistika, University of Auckland, Selandia Baru. R versi pertama kali diciptakan pada tahun 1993. Menempati urutan ke-5 sebagai program yang paling populer digunakan oleh ilmuwan data A.K.A data scientists per tahun 2017. Pengguna dapat mengunduh program ini secara bebas tanpa harus membayar lisensi alias GRATISS! Nah, untuk informasi lainnya teman-teman dapat kulik sendiri ya! Hehe.
Beralih ke pokok ulasan kali ini, yaitu tahapan menginstall program R. Berikut adalah penjelasannya:
  1. Pastikan PC/Laptop sobat terkoneksi internet. Hehe.
  2. Buka situs https://cran.r-project.org untuk mengunduh file instalasi R dalam sistem operasai Windows, Linux dan lainnya.
  3. Setelah berhasil terunduh, klik dua kali file R-3.4.2-win.exe maka akan muncul tampilan seperti berikut:
  4. Setelah itu, klik next dan sobat dapat melanjutkan proses install sebagaimana biasanya menggunakan pilihan default instalasi.
  5. Kemudian setalah sukses terinstall, sobat dapat klik shortcut R yang berada di Dekstop. Apabila proses instalasi berjalan dengan baik, maka tampilan awal program R yang akan terlihat seperti berikut ini:

Nah, tampilan diatas merupakan lembar kerja software R. Tanda “>” mengindikasi bahwa R menunggu perintah yang akan diberikan oleh pengguna. Penamaan terhadap objek bersifat sensitif. Maka dari itu sobat harus membedakan huruf kapital dan huruf kecil. Ketika sobat membuat objek dengan nama “Data” akan berbeda dengan “data”. Pemberian nama objek dapat dimulai dengan huruf (A-Z atau a-z). Kemudian dapat mengandung angka (0-9), titik (.) dan garis bawah (_).

Sekian ulasan kali ini, semoga bermanfaat. Selanjutnya inshaAllah akan dibahas beberapa hal dasar seputar program R. Tunggu yaa!

Terpopuler